Saturday, April 10, 2010

Mimpi di Siang Bolong

Tadi malem aku mimpi,


mama marahin aku karena belom ngepak2 ke jakarta

kakak dan sepupu yang tidak bernama, langsung unjuk suara membantu

unjuk suara, bukan unjuk tenaga

lalu kamu datang, membantu melipat seprei

dan kamu bilang

"gimana sih, harus diteken-teken dari bawah"
"biar rapi jali seperti disetrika"

entah itu teori darimana, aku sih setuju saja

lalu matamu mengerling ke sepupu yang tidak punya nama
"kaya dia dong, dari tadi udah bantuin lipat seprei untukku"

aku marah, menggerutu, lalu kamu tiba-tiba tersenyum
Sialan, aku dibikin cemburu!

bersama -bersama kita melipat seprei
sejam, dua jam, kok ga selesai-selesai?

waktu melambat, sayang, saat kita berdiri berhadap2an, terpisahkan..err..SEPREI

aku tahu itu hanya mimpi,

tapi percayalah, di alam nyata, aku rela pulang ke Jakarta hanya membawa seprei

asalkan kamu yang melipatnya untukku


Mimpi_ga_basah, 10 April 2010

belom tau mau dikasih judul apa

Hari ini, empat bulan yang lalu


aku sadar aku kangen melihatmu

melambatkan jalan agar aku tidak ketinggalan
karena kakimu begitu jenjang dan langkahmu panjang
sementara aku, pendek, kecil dan harus mendongak setiap kali engkau bicara

Kau panggil aku budeg, padahal....eh aku emang budeg sih, ahahaha

tapi saat itu aku satu-satunya gadis budeg disampingmu,
membuatmu harus membagi waktu dan volume suara lebih besar, dibanding waktumu bicara dengan gadis-gadis lain....

dan apa sih yang membuat seorang gadis budeg lebih bahagia dibanding mendengar pria yang ia suka memanggil namanya lebih lantang, sekaligus berulang..ulang..ulang..lang..lang....l..a...n..g?

..........

kamu jelas bukan Mike Shinoda,
tapi aku tertawa-tawa melihat foto-fotomu di alam maya
sekaligus panas luarbiasa liat NenekNenekGanjenNgarojeng* nyender di pundakmu
*maaf aku tahu namanya lebih indah, tp aku cemburu, buta sekaligus bisu dan tuli*

Sekali waktu aku pernah diajak Paskah.

Di gereja, sayang. Lengkap dengan atribut roti hosti dan anggur suci.
Malam sebelumnya aku berniat.
"Besok aku mau berdoa"
"Wahai Tuhan pria yang aku suka, ijinkan dia menyebut namaMu atas nama Tuhan yang aku pinta tiap harinya. Membasuh mukanya 5 kali dalam sehari, lalu mengajakku berjemaah."

Tapi besoknya aku bangun kesiangan.
Pertanda,
mungkin Tuhannya tidak suka
atau Tuhanku yang tidak suka
dan selamanya aku tak bsa menyatakan rasa, karena kami menyebutNya dalam nama yang berbeda.


I like you, boy.

A lot.

(Sayup-sayup) Badaiiiiiiiiiii pasti berlaluuuu

Badai endorfin, 10 Mar 2010


Monday, April 5, 2010

Perfect Flight, Not

Beberapa hari yg lalu,


tepatnya tanggal 26 Mar, gw dapet kerjaan yg ngharusin gw ke Sydney. Bujeng, itu adalah salah satu flight yg paling dinanti2 kolega2 gw buat dibakar pesawatnya karena
1. Penerbangan itu banyak Aheeee-nya (tidak bermaksud rasis)
2. Anak mereka banyak dan resek (tidak bermaksud rasis)
3. Paling demen mencet attendance button (tidak bermaksud rasis)

oh well, mungkin gw emang rasis, but to tell you the truth, everyone who knows me would know which race I disgrace most *and it's not the Aheee race, yipeee*

tapi terjadi sesuatu yg aneh sebelum penerbangan dimulai.

Gw, yang biasanya mewek, banting-banting diri mau suicide gtu tiap kali penerbangan dimulai sambil tereak GOOOD, WHY MEEEE, WHYYYYYY?!!!!! hari itu tenannnnng bgt.

dan sesuai ekspektasi gw, flightnya full, SIN-SYD, ada 10 bayi, dan 20an anak kali tuh, 60% diantaranya Aheee, attendance button nyala tiap 20 detik, ada yg pipis ga disiram, ada ibu yang kehilangan anak, tapi hari itu gw tenannggg bgt. Bahkan, setelah gw ngos2an ngejar penumpang wheelchair gw yang lari dari pesawat pas penumpang2 reguler pada turun, gw juga masih tenaaanng bgt

*makes me wonder up to now, how did wheel-chaired passenger ran away from the aircraft?*

dan smua berjalan okeeeeeee bgt

sampe gw mikir...GILA YA, apa jangan2 gw udah betah ama kerjaan terkutuk ini??

sampe gw ambil barang2 gw di carousel
sampe gw geret itu smua barang2 gw ke pasir ris
sampe gw mandi, dan melaksanakan smua kewajiban gw sebelum tidur (ngplurk, ngetweet, nge-fb)

sampe gw tidur di haribaan ranjang, mikir..
gilakkk, hari ini sempurna bgt, it was a tough flight yet, I managed to do it
sampe gw menutup mata, senyum sesenyum-senyumnya, so proud of myself

sampe

KREK

ranjangnya patah

bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu

Lagi di tengah-tengah gundah gulananya akika karena terjepit masalah-masalah yang membentur kiri-kanan-depan-belakang-atas-bawah, gw sering mikir


ah ga ada gunanya kali ya gw mimpi, toh rasanya smua mimpi itu makin jauh dari realita yang gw alami

sayup-sayup kedengeran Laskar Pelangi-nya Nidji

buat yang ga familier ama Laskar Pelangi, itu adalh cerita tentang anak-anak yang berusaha melepaskan diri dari belitan kemiskinan di Bangka Belitung ( a place I've been dreaming to go, long agooo...before this movie was even made)

Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukan dunia
Berlarilah tanpa lelah
Sampai engkau meraihnya

I don't know bout u, but suddenly, I feel better


Thanks Nidji

Wednesday, March 31, 2010

dia

udah beberapa hari ini gw mantengin status FB itu anak

ganti-ganti page antara twitter dan plurk, nyari tau micro-blog mana yg paling sering dia update
sesekali online, berharap dia online juga

deeemn, setelah sekian tahun gw berkutat sama satu lelaki yg sekarang udah bisa gw terima statusnya sebagai "teman sahaja" dengan damai, sekarang muncul lagi rasa itu dalam bentuk yang lain.

Memang ga sekuat yang dulu (LOL)

tp sanggup buat bikin guwe ga tidur semaleman, macam pertanyaan di box Facebook
"What's on your mind?"

Perciss seperti kasus pertama gw kebakaran jenggot,
this guy doesn't have a single clue that I have been a loyal online-stalker up to now

sama seperti kasus pertama
this guy doesn't like girls like me, OR to put it in a simple way HE DOESN'T LIKE ME, AT ALL
*sigh*

kadang2 gw pikir eros matanya picek sebelah, pas abis manah guwe, panah satunya pasti kelempar ke ujung bumi manaaa gtu, bukannya dipanah buat cowo ini

but it doesn't matter, karena toh gw juga ga prospek..